Pasar Sarapan Karya Anak Muda (Pasar Kamu) di desa Denai Lama kecamatan Pantai Labu yang berjarak +/- 28 KM dari kota Medan awal keberadaannya di gagas oleh Komunitas (kumpulan) Anak Muda, tiga orang anak muda yang kreatif yaitu Bang Brama Kumbara, Bang Dedy Sopyan, dan Bang Sholihin.
Sembari menikmati teh tarik ala ke malaysiaan di stand minuman teh all varian, Bang Brama Kumbara berbagi cerita dengan awak media "Liputan Komunitas" terkait sejarah berdirinya Pasar Sarapan Karya Anak Mudan (Pasar Kamu) yang semakin viral tersebut.
"Pasar Kamu" ini awalnya bertujuan sebagai pusat informasi berbagai destinasi wiasata di Deli Serdang yang berdiri di area alam perkebunan terbuka milik salah seorang tokoh masyarakat setempat. Luasan area pasar kamu sampai dengan saat ini diperkirakan seluas lebih kurang 2 hektar, yang dinaungi langsung oleh Yayasan Kawan Lama.
Stand sarapan awalnya baru dibuka hanya 10 stand saja sebagai pioner, minat dan respon positif dari masyarkat setempat dan pengunjung dari luar kampung yang tinggi, langsung terlihat ramai dan antusias mengunjungi atau singgah ke stand-stand tersebut. Ditambah masifnya penyebaran informasi tentang keberadaan pasar kamu tersebut oleh netizen dan juga oleh berbagai media, kini Pasar Sarapan Karya Anak Muda (Pasar Kamu) yang unik tersebut semakin viral.
Pasar Sarapan Karya Anak Muda (Pasar Kamu) disebut unik sebab semuanya serba tradisional, mulai pondok stand yang menggunakan atap rumbia, varian makanan dan minuman tradisional, alat transaksi yang unik berupa tempu, serta pakaian penjaga stand juga menggunakan pakaian tradisional berbagai suku. Beberapa waktu juga pernah menggunakan pakaian batik sebagai pakaian seragam bagi penjaga stand-stand nya.
Suasana alam terbuka sebagai tempat wisata alam dan wisata kuliner unik tersebut juga dirimbuni oleh beraneka ragam pepohonan, mulai dari pohon coklat, pohon melinjo, pohon kelapa, pohon sawuh, pohon rambutan, pohon mangga, pohon kayu jati putih, pohon bambu, dan juga dikelililingi area persawahan.
Pasar Sarapan Karya Anak Muda (Pasar Kamu) ini dibuka mulai pukul 06:20 wib - 11:00 wib setiap hari minggu, suasana uniknya semakin terasa saat semua pengunjung duduk di atas tikar yang dihamparkan di bawah pepohonan yang rindang dan tinggi. Beberapa wadah makanan juga ada yang menggunakan daun pisang yang dipincuk (disemat).
Sampai saat ini sudah ratusan jenis makanan dan puluhan jenis minuman yang tersedia di Pasar Sarapan Karya Anak Muda (Pasar Kamu) ujar Bang Brama Kumbara di sela sela menyiapkan teh tarik pesanan salah satu pengunjung. Berbagai jenis makanan dan minuman tradisional dapat dinikmati pengunjung sambil mendengarkan musik khas melayu dan menonton pagelaran kesenian budaya jawa.
Sebelum perbincangan ditutup, Bang Brama Kumbara juga sempatkan untuk mempromosikan kepada awak LIPUTAN KOMUNITAS, bahwa di sepanjang jalan sebelum masuk ke Area Pasar Kamu "Ada juga pedagang yang menjajakan berbagai sayur dan buah" hasil panen petani masyarakat setempat .
Bagi kamu yang ingin atau baru pertama kali akan berkunjung ke Pasar Sarapan Karya Anak Muda (Pasar Kamu) ini, silakan perhatikan panduan di bawah ini agar kamu tidak gagal bahagia saat mengunjunginya.
Panduan Mengunjungi Pasar Sarapan Karya Anak Muda (Pasar Kamu):
Ke 1 - PARKIR
Silakan pilih area parkir yang nyaman untuk jenis kenderaan kamu, ikuti pemandu (juru) parkir setempat agar kerapian dan keamanan tetap terjaga.
Ke 2 - Tukar Uang (IDR) Ke TEMPU
Sebagai alat pembayaran untuk berbagai transasksi, mulai bayar sewa tikar dan membeli berbagai makanan dan minuman menggunakan TEMPU (Koin Tempurung).
Ke 3 - Ambil (SewaTikar)
Sebagai wadah tempat duduk, semua pengunjung menggunakan tikar, tidak ada kursi atau bangku.
Ke 4 - Pilih Tempat
Setelah mengambil tikar tempat duduk kamu bisa memilih tempat sesuai selera kamu yang masih kosong, sebaiknya letakkan tikar baru lebih dahulu, baru membeli makanan dan minuman agar tempat tersebut tidak di dahului pengunjung lain.
Ke 5 - Beli Makanan
Ada ratusan stand makanan dan puluhan stand minuman yang bisa kamu kunjungi, seluruh stand mengelilingi tempat duduk sehingga memudahkan kalau mau melakukan reorder (order ulang). Semua stand menggunakan TEMPU sebagai alat pembayaran nya.
Ke 6 - Jangan Bawa Alat Makan
Setelah puas menikmati susana alam dan sarapan, pastikan kamu tidak membawa pulang peralatan makanan, cukup letakkan saja di di tikar.
Demikian informasi sebagai oleh - oleh atas kunjungan kami ke "Pasar Kamu" ini disampaikan semoga bermanfaat dan menambah koleksi destinasi wisata kamu.









Liputan Komunitas Social Media